Teddy: Kelebihan Biaya Kunker LN Prabowo Ditanggung Pribadi Sekretaris Kabinet

Cerita

Cerita Medan & SUMUT: Teddy: Kelebihan Biaya Kunker LN Prabowo Ditanggung Pribadi

Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya, menegaskan kelebihan biaya kunjungan luar negeri (LN) Presiden Prabowo Subianto yang melampaui anggaran negara ditanggung secara pribadi.

Hal ini disampaikan Teddy merespons kritik mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal, terkait intensitas dan besaran anggaran perjalanan dinas Presiden.

“Masalah biaya bila ke luar negeri. Ini sudah dijelaskan beberapa kali. Jadi segala kelebihan biaya yang telah dianggarkan oleh negara, itu sepenuhnya ditanggung oleh pribadi Presiden Prabowo,” jelas Teddy.

Teddy menambahkan pemerintah saat ini telah melakukan efisiensi dengan memangkas jumlah rombongan kunjungan luar negeri lebih dari 50 persen.

Jika sebelumnya rombongan bisa mencapai lebih dari 120 orang, kini jumlahnya dibatasi maksimal 50 hingga 60 orang.

Terkait jadwal pertemuan internasional, Teddy menegaskan bahwa agenda tersebut telah ditentukan berdasarkan pertimbangan matang antara Prabowo dan Menteri Luar Negeri Sugiono.

Mereka menentukan skala prioritas, mulai dari pertemuan yang harus dihadiri langsung, komunikasi melalui telepon, hingga urgensi publikasi hasil pertemuan tersebut.

Menanggapi masukan Dino Patti Djalal, Teddy menyatakan pemerintah tetap terbuka terhadap saran.

Namun, ia menyayangkan jika proses diplomasi tersebut masih dipermasalahkan.

“Saya rasa semua diplomat hebat tahu itu. Jadi kurang elok rasanya kalau itu masih dipermasalahkan, ya. Jadi ruang untuk setiap masukan tentu kita terima, tapi jangan sampai kita mengaburkan fakta tentang semua hasil yang telah kita capai,” ujarnya.

Sumber: Tirto

Teddy: Kelebihan Biaya Kunker LN Prabowo Ditanggung Pribadi

Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya, menegaskan kelebihan biaya kunjungan luar negeri (LN) Presiden Prabowo Subianto yang melampaui anggaran negara ditanggung secara pribadi.

Hal ini disampaikan Teddy merespons kritik mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal, terkait intensitas dan besaran anggaran perjalanan dinas Presiden.

"Masalah biaya bila ke luar negeri. Ini sudah dijelaskan beberapa kali. Jadi segala kelebihan biaya yang telah dianggarkan oleh negara, itu sepenuhnya ditanggung oleh pribadi Presiden Prabowo," jelas Teddy.

Teddy menambahkan pemerintah saat ini telah melakukan efisiensi dengan memangkas jumlah rombongan kunjungan luar negeri lebih dari 50 persen.

Jika sebelumnya rombongan bisa mencapai lebih dari 120 orang, kini jumlahnya dibatasi maksimal 50 hingga 60 orang.

Terkait jadwal pertemuan internasional, Teddy menegaskan bahwa agenda tersebut telah ditentukan berdasarkan pertimbangan matang antara Prabowo dan Menteri Luar Negeri Sugiono.

Mereka menentukan skala prioritas, mulai dari pertemuan yang harus dihadiri langsung, komunikasi melalui telepon, hingga urgensi publikasi hasil pertemuan tersebut.

Menanggapi masukan Dino Patti Djalal, Teddy menyatakan pemerintah tetap terbuka terhadap saran.

Namun, ia menyayangkan jika proses diplomasi tersebut masih dipermasalahkan.

"Saya rasa semua diplomat hebat tahu itu. Jadi kurang elok rasanya kalau itu masih dipermasalahkan, ya. Jadi ruang untuk setiap masukan tentu kita terima, tapi jangan sampai kita mengaburkan fakta tentang semua hasil yang telah kita capai," ujarnya.


Sumber: Tirto

Browse berita / cerita Medan sesuai hashtags >> prabowo teddy MedanKu berita

Silakan cek cerita Medan dan update berita terbaru di menu HARI INI , link ada diatas
Follow Instagram @medanku untuk cerita video reels dan story terkini yang tidak diposting ke web
Untuk informasi Lowongan Kerja , cek web www.KarirGram.com dan IG @KarirGram
Untuk berita Medan terkini, cek www.MedanTalk.com dan IG @MedanTalk
Untuk informasi tips Otomotif cek www.otomtalk.com dan IG @Otomtalk
Powered by Webhosting Terjamin

Sumber: https://www.instagram.com/p/DZE_qR0Jvvc/