Bunuh kekasih disiram air keras Pihak kepolisian mengungkap motif penyiraman air keras

MedanKu Punya Cerita:

It makes me very uncomfortable to take the pill everyday and have it come out, especially after my periods, and i dont have my periods for a week now and then. Overall, only 37 percent of people said they consume sufficient fruits and vegetables (compared to the recommended daily intake of five to https://viraajsoftware.tech/industries/ eight cups of fruit and three to five cups of vegetables, the study found). A cold is a sign that you have an infection that needs treatment.

Zithromax suspension price in nigeria zithromax suspension price in nigeria. During the second week and early third week heartlessly of your cycle, you may very well notice that your bleeding is less than normal or you will notice clots in your urine and blood. Order no prescription online - generic or over the counter to compare prices on ivermectin, or to buy no prescription online with no prescription needed.

It is very important to understand how this drug is manufactured, what the potential side effects are for people who take it, how long you should take this medicine to make sure that. In most patients with asthma, it is prescribed as a short course of treatment for the first time or as maintenance medication fexofenadine tablet price lingeringly when treatment with other asthma drugs has failed. This medicine is available in pill or capsule form.

Bunuh kekasih disiram air keras 

Pihak kepolisian mengungkap motif penyiraman air keras yang mengakibatkan korban meninggal dunia oleh pelaku berinisial PN (26) terhadap kekasihnya sendiri yang terjadi di Kota Medan, Sumatera Utara.
 
Kanit Reskrim Polsek Deli Tua Iptu Martua Manik, di Medan, Selasa, mengatakan bahwa dari hasil interogasi, pelaku mengaku nekat melakukan aksi tersebut karena rasa sakit hati.
 
"Pelaku sakit hati karena rasa cemburu terhadap korban Syahbila (15)," katanya.
 
Ia menyebut bahwa saat ini pelaku masih menjalani proses pemeriksaan di Mako Polsek Deli Tua.
 
Peristiwa penyiraman air keras yang mengakibatkan korban bernama Syahbila meninggal dunia terjadi pada Minggu (26/9). Kejadian bermula saat pelaku datang ke rumah korban untuk makan bersama.
 
Pelaku lalu mengajak korban berkeliling mengendarai sepeda motor, hingga mereka akhirnya sampai di Jalan Stasiun, Desa Suka Makmur, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang.
 
Di lokasi itu, pelaku berpura-pura ban sepeda motornya kurang angin dan meminta korban mengecek ban tersebut. Pada saat itulah pelaku menyiramkan air keras ke tubuh korban.
 
Pelaku kemudian membawa korban kembali ke rumahnya. Orangtua korban yang melihat korban terluka, langsung membawanya ke rumah sakit terdekat. Sampai rumah sakit, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
 
Ketika ditanya oleh orangtua korban, pelaku menyebut bahwa korban disiram air keras oleh orang tak dikenal. Kasus itu kemudian dilaporkan kepada Polsek Deli Tua.

Sumber: antara

Bunuh kekasih disiram air keras

Pihak kepolisian mengungkap motif penyiraman air keras yang mengakibatkan korban meninggal dunia oleh pelaku berinisial PN (26) terhadap kekasihnya sendiri yang terjadi di Kota Medan, Sumatera Utara.

Kanit Reskrim Polsek Deli Tua Iptu Martua Manik, di Medan, Selasa, mengatakan bahwa dari hasil interogasi, pelaku mengaku nekat melakukan aksi tersebut karena rasa sakit hati.

“Pelaku sakit hati karena rasa cemburu terhadap korban Syahbila (15),” katanya.

Ia menyebut bahwa saat ini pelaku masih menjalani proses pemeriksaan di Mako Polsek Deli Tua.

Peristiwa penyiraman air keras yang mengakibatkan korban bernama Syahbila meninggal dunia terjadi pada Minggu (26/9). Kejadian bermula saat pelaku datang ke rumah korban untuk makan bersama.

Pelaku lalu mengajak korban berkeliling mengendarai sepeda motor, hingga mereka akhirnya sampai di Jalan Stasiun, Desa Suka Makmur, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang.

Di lokasi itu, pelaku berpura-pura ban sepeda motornya kurang angin dan meminta korban mengecek ban tersebut. Pada saat itulah pelaku menyiramkan air keras ke tubuh korban.

Pelaku kemudian membawa korban kembali ke rumahnya. Orangtua korban yang melihat korban terluka, langsung membawanya ke rumah sakit terdekat. Sampai rumah sakit, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Ketika ditanya oleh orangtua korban, pelaku menyebut bahwa korban disiram air keras oleh orang tak dikenal. Kasus itu kemudian dilaporkan kepada Polsek Deli Tua.

Sumber: antara

Silakan cek berita dan update terbaru di menu HARI INI , link ada diatas
Untuk LOWONGAN KERJA cek www.karirgram.com