Saksi Gerindra Dipukuli Preman Diduga Suruhan Oknum Partai Saksi dari

berita medan medanku

Saksi Gerindra Dipukuli Preman Diduga Suruhan Oknum Partai

Saksi dari partai Gerindra terpaksa dilarikan ke Puskesmas karena dipukuli preman diduga suruhan dari partai lain. Akibatnya, pria yang ditaksir berumur 50 an tahun itu mengalami luka robek di dahi sebelah kiri dan dijahit sebanyak 4 jahitan.

Data yang dihimpun, aksi penganiayaan itu berawal saat dilakukannya penghituangan suara ulang di Desa Muara Ore, Tapanuli Tengah. Korban yang saat itu menjadi saksi dari Partai Gerindra mendatangi kantor Camat Sirandorung.

Namun setibanya disana, korban malah dipukuli oleh preman ‘kampung’ dugaan suruhan dari partai lain. Darah segar pun keluar dari dahi korban. Hingga masyarakat sekitar yang melihat itu mencoba melerainya, lalu membawa korban ke Puskesmas Manduamas.

Akibat kejadian itu, korban berharap agar pihak kepolisian segera menangkap preman ‘kampung’ dugaan suruhan partai lain, dan juga menangkap aktor dibelakangnya.

Sementara itu, Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Sumut Ade Jona Prasetyo sangat menyayangkan tindakan arogan preman tersebut. “Tentu saja hal tersebut sudah kriminalitas. Polisi harus serius menyelidik dan menetapkan tersangka. Petugas juga harus berani mengusut siapa oknum di balik peristiwa ini,” pinta Caleg DPR RI dari Partai Gerindra.

Saksi Gerindra Dipukuli Preman Diduga Suruhan Oknum Partai

Saksi dari partai Gerindra terpaksa dilarikan ke Puskesmas karena dipukuli preman diduga suruhan dari partai lain. Akibatnya, pria yang ditaksir berumur 50 an tahun itu mengalami luka robek di dahi sebelah kiri dan dijahit sebanyak 4 jahitan.

Data yang dihimpun, aksi penganiayaan itu berawal saat dilakukannya penghituangan suara ulang di Desa Muara Ore, Tapanuli Tengah. Korban yang saat itu menjadi saksi dari Partai Gerindra mendatangi kantor Camat Sirandorung.

Namun setibanya disana, korban malah dipukuli oleh preman 'kampung' dugaan suruhan dari partai lain. Darah segar pun keluar dari dahi korban. Hingga masyarakat sekitar yang melihat itu mencoba melerainya, lalu membawa korban ke Puskesmas Manduamas.

Akibat kejadian itu, korban berharap agar pihak kepolisian segera menangkap preman 'kampung' dugaan suruhan partai lain, dan juga menangkap aktor dibelakangnya. 

Sementara itu, Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Sumut Ade Jona Prasetyo sangat menyayangkan tindakan arogan preman tersebut. "Tentu saja hal tersebut sudah kriminalitas. Polisi harus serius menyelidik dan menetapkan tersangka. Petugas juga harus berani mengusut siapa oknum di balik peristiwa ini," pinta Caleg DPR RI dari Partai Gerindra.

Browse berita / cerita Medan sesuai hashtags >>

Silakan cek berita dan update terbaru di menu HARI INI , link ada diatas
Follow Instagram @medanku untuk cerita video reels dan story terkini yang tidak diposting ke web
Untuk informasi Lowongan Kerja , cek web www.KarirGram.com dan IG @KarirGram
Untuk berita Medan terkini, cek www.MedanTalk.com dan IG @MedanTalk
Untuk informasi tips Otomotif cek www.otomtalk.com dan IG @Otomtalk
Powered by Webhosting Terjamin

Sumber: https://www.instagram.com/reel/C3wfeyzpWQl/