Penumpang Teriak Bom di Pesawat Lion Air Bermula dari Masalah

Cerita

Cerita Medan & SUMUT: Penumpang Teriak Bom di Pesawat Lion Air Bermula dari Masalah Bagasi…

Polisi mengungkap teriakan soal ancaman bom yang dilakukan pria berinisial H (42) di pesawat Lion Air rute Jakarta-Kualanamu bermula dari permasalahan bagasi.

Diketahui, pria tersebut menggunakan connecting flight atau penerbangan lanjutan dengan rute Merauke-Makassar, Makassar-Jakarta dan Jakarta-Kuala Namu.

“Bahwa dia sejak berangkat dari Merauke itu selalu menanyakan tentang bagasinya, karena penerbangan ini adalah connecting flight, nah pada saat di Jakarta, tersangka menanyakan tentang keberadaan bagasi kepada salah satu kru, kemudian ada komunikasi dan itulah yg membuat dia tersulut emosinya, sehingga mengeluarkan kalimat dan ancaman yang banyak beredar di sosial media,” kata Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Kombes Ronald Sipayung dalam keterangannya, Selasa (5/8).

Menurut Ronald, H tak mengeluhkan soal pesawat yang mengalami delay. Tetapi, terkait masalah bagasi miliknya.

Polisi juga telah mengecek isi bagasi milik H. Hasilnya, bagasi itu hanya berisi pakaian dan tidak ditemukan barang-barang ilegal.

Pria berinisial H diketahui pernah dirawat di rumah sakit jiwa (RSJ) Dr Soeharto Heerdjan, Jakarta, selama satu bulan.

Aksi yang dilakukan H itu terjadi pada Sabtu (2/8) saat pesawat JT-308 rute Jakarta-Kualanamu proses push back atau mundur dari kapal. Seorang penumpang berinisial H marah dan berteriak ke awak kabin soal keberadaan bom.

“Saat posisi pesawat sudah push back, salah satu pelanggan laki-laki berinisial H menyampaikan informasi adanya bom kepada awak kabin,” kata Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro melalui keterangan tertulis, Minggu (3/8).

Awak kabin sempat menginformasi ulang pernyataan itu, tetapi H tetap menyebut ada bom. Awak kabin melapor ke pilot dan pesawat kembali ke apron untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Hasil pengecekan menunjukkan tidak ada bom dalam penerbangan tersebut. Para penumpang dipindahkan ke pesawat pengganti Boeing 737-900ER registrasi PK-LSW untuk terbang ke Kualanamu pada hari yang sama.

Sementara itu, pria berinisial H itu diturunkan dan diserahkan kepada pihak berwenang.

Sumber: cnn

Penumpang Teriak Bom di Pesawat Lion Air Bermula dari Masalah Bagasi… 

Polisi mengungkap teriakan soal ancaman bom yang dilakukan pria berinisial H (42) di pesawat Lion Air rute Jakarta-Kualanamu bermula dari permasalahan bagasi.

Diketahui, pria tersebut menggunakan connecting flight atau penerbangan lanjutan dengan rute Merauke-Makassar, Makassar-Jakarta dan Jakarta-Kuala Namu.

“Bahwa dia sejak berangkat dari Merauke itu selalu menanyakan tentang bagasinya, karena penerbangan ini adalah connecting flight, nah pada saat di Jakarta, tersangka menanyakan tentang keberadaan bagasi kepada salah satu kru, kemudian ada komunikasi dan itulah yg membuat dia tersulut emosinya, sehingga mengeluarkan kalimat dan ancaman yang banyak beredar di sosial media,” kata Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Kombes Ronald Sipayung dalam keterangannya, Selasa (5/8).

Menurut Ronald, H tak mengeluhkan soal pesawat yang mengalami delay. Tetapi, terkait masalah bagasi miliknya.

Polisi juga telah mengecek isi bagasi milik H. Hasilnya, bagasi itu hanya berisi pakaian dan tidak ditemukan barang-barang ilegal.

Pria berinisial H diketahui pernah dirawat di rumah sakit jiwa (RSJ) Dr Soeharto Heerdjan, Jakarta, selama satu bulan.

Aksi yang dilakukan H itu terjadi pada Sabtu (2/8) saat pesawat JT-308 rute Jakarta-Kualanamu proses push back atau mundur dari kapal. Seorang penumpang berinisial H marah dan berteriak ke awak kabin soal keberadaan bom.

“Saat posisi pesawat sudah push back, salah satu pelanggan laki-laki berinisial H menyampaikan informasi adanya bom kepada awak kabin,” kata Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro melalui keterangan tertulis, Minggu (3/8).

Awak kabin sempat menginformasi ulang pernyataan itu, tetapi H tetap menyebut ada bom. Awak kabin melapor ke pilot dan pesawat kembali ke apron untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Hasil pengecekan menunjukkan tidak ada bom dalam penerbangan tersebut. Para penumpang dipindahkan ke pesawat pengganti Boeing 737-900ER registrasi PK-LSW untuk terbang ke Kualanamu pada hari yang sama.

Sementara itu, pria berinisial H itu diturunkan dan diserahkan kepada pihak berwenang.

Sumber: cnn

Browse berita / cerita Medan sesuai hashtags >> berita medan

Silakan cek cerita Medan dan update berita terbaru di menu HARI INI , link ada diatas
Follow Instagram @medanku untuk cerita video reels dan story terkini yang tidak diposting ke web
Untuk informasi Lowongan Kerja , cek web www.KarirGram.com dan IG @KarirGram
Untuk berita Medan terkini, cek www.MedanTalk.com dan IG @MedanTalk
Untuk informasi tips Otomotif cek www.otomtalk.com dan IG @Otomtalk
Powered by Webhosting Terjamin

Sumber: https://www.instagram.com/reel/DM9p_0dzuIi/