Ini Motif Penculikan Gadis Oleh Sopir Taksi Online di Medan Kasus penculikan

MedanKu Punya Cerita:

Ini Motif Penculikan Gadis Oleh Sopir Taksi Online di Medan

Kasus penculikan terhadap perempuan berusia 23 tahun bernama Gracia oleh sopir taksi online bernama Nicholas Lesmana Tarigan (30), NLT dipaparkan polisi.

Peristiwa terjadi pada Kamis (25/11/2021). Awalnya korban
memesan taksi online dari kawasan Avros menuju Jalan Multatuli. Namun, korban tidak diturunkan di tempat tujuan.

Di tengah perjalanan, pelaku mencekik korban.
“Pelaku mencekik dengan maksud ingin melumpuhkan korban,”

Wakapolrestabes Medan, AKBP Irsan Sinuhaji membenarkan bahwa pelaku memang benar sopir taksi online

Motif pelaku menculik dan mengikat korban, karena ingin menguasai harta yang dibawa Gracia.

“Korban dirampok di dalam mobil. Barang-barang milik korban diambil,” kata Sinuhaji, Jumat (26/11/2021).

Dia mengatakan, setelah merampas semua harta benda korban, NLT kemudian mengikat tangan, menyumpal mulut, dan menutup mata korban.

Selanjutnya, korban dipindahkan ke bagian bagasi mobil untuk dibuang ke tempat yang jauh.

Di perjalanan, ternyata korban berhasil melarikan diri. Korban lompat dan terjatuh di kawasan Patumbak, persisnya sekitar tiga kilometer dari Polsek Patumbak.

Dari hasil pemeriksaan, identitas pelaku sesuai dengan yang tertera di aplikasi. Namun, nomor plat kendaraan berbeda dengan yang didaftarkan.

Saat diwawancarai, NLT mengaku nekat merampok karena melihat handphone milik korban.

Dia berdalih baru sekali menjalankan aksinya.

“Baru pertama ini, karena kebutuhan ekonomi. Jadi saya terpaksa mencuri,” kata bapak satu orang anak ini.

Sementara itu, orangtua Gracia, Alex Chandra minta pelaku di proses sesuai hukum

“Ini sudah keterlaluan. Saya tidak bisa bayangkan jika terjadi sesuatu kepada anak gadis saya. Saya minta pelaku diproses sesuai hukum dan semoga kedepan tidak ada kejadian serupa,” tandasnya

Ini Motif Penculikan Gadis Oleh Sopir Taksi Online di Medan

Kasus penculikan terhadap perempuan berusia 23 tahun bernama Gracia oleh sopir taksi online bernama Nicholas Lesmana Tarigan (30), NLT dipaparkan polisi.

Peristiwa terjadi pada Kamis (25/11/2021). Awalnya korban 
memesan taksi online dari kawasan Avros menuju Jalan Multatuli. Namun, korban tidak diturunkan di tempat tujuan. 

Di tengah perjalanan, pelaku mencekik korban.
"Pelaku mencekik dengan maksud ingin melumpuhkan korban,"

Wakapolrestabes Medan, AKBP Irsan Sinuhaji membenarkan bahwa pelaku memang benar sopir taksi online

Motif pelaku menculik dan mengikat korban, karena ingin menguasai harta yang dibawa Gracia.

"Korban dirampok di dalam mobil. Barang-barang milik korban diambil," kata Sinuhaji, Jumat (26/11/2021).

Dia mengatakan, setelah merampas semua harta benda korban, NLT kemudian mengikat tangan, menyumpal mulut, dan menutup mata korban.

Selanjutnya, korban dipindahkan ke bagian bagasi mobil untuk dibuang ke tempat yang jauh.

Di perjalanan, ternyata korban berhasil melarikan diri. Korban lompat dan terjatuh di kawasan Patumbak, persisnya sekitar tiga kilometer dari Polsek Patumbak.

Dari hasil pemeriksaan, identitas pelaku sesuai dengan yang tertera di aplikasi. Namun, nomor plat kendaraan berbeda dengan yang didaftarkan.

Saat diwawancarai, NLT mengaku nekat merampok karena melihat handphone milik korban.

Dia berdalih baru sekali menjalankan aksinya. 

"Baru pertama ini, karena kebutuhan ekonomi. Jadi saya terpaksa mencuri," kata bapak satu orang anak ini. 

Sementara itu, orangtua Gracia, Alex Chandra minta pelaku di proses sesuai hukum

"Ini sudah keterlaluan. Saya tidak bisa bayangkan jika terjadi sesuatu kepada anak gadis saya. Saya minta pelaku diproses sesuai hukum dan semoga kedepan tidak ada kejadian serupa," tandasnya

Silakan cek berita dan update terbaru di menu HARI INI , link ada diatas
Browse juga berita atau cerita sesuai hashtags: berita penculikan medan taksionline
Untuk LOWONGAN KERJA cek www.karirgram.com

Sumber post di instagram https://www.instagram.com/p/CWvd3vXBH-X/